Selasa, 29 Agustus 2017

Antara Consistency dan Kejantanan





Senang rasanya hari ini bertemu kawan lama yang sudah lama tak bertemu.Namanya Andar.Beliau adalah teman seperjuangan waktu menjadi karyawan baru di salah satu perusahaan terkenal di Pekanbaru,Riau.Kami  menjadi karib kemudian.Mungkin karena kami berasal dari daerah yang sama dan tinggal di perantauan di rumah yang sama pula.

Perawakan Andar macam Mike Tyson,petinju kelas berat yang legendaris itu.Wajahnyapun mirip.Yang membedakannya dengan si leher beton adalah perilaku dan “kaki ketiganya”.Ukuran barang pusaka Andar hanya seperempat dari belalai Iron Mike,yang kabarnya mencapai 35,5 Cm.Lebih panjang dari penggaris anak sekolahan.Tetapi tidak ada kabar apakah size itu di ukur dalam keadaan istirahat atau on fire.

Itu yang membuat Andar kadang suka minder dalam pergaulannya dengan lawan jenis.Padahal ada beberapa cewek yang jatuh hati kepadanya.Menurut mereka Andar adalah pribadi yang menyenangkan,lucu dan baik hati.Saya setuju dengan mereka.Tetapi ada satu sifat yang paling menonjol dari  Andar,yaitu consistency-nya.Ketika dia sudah menetapkan hati untuk suatu urusan,maka tak ada yang bisa mencegah dan membujuknya.Sekalipun itu, orang yang dia hormati.Tentu ketetapan itu sudah melalui pemikiran dan penelaahan yang panjang,dan tidak keluar dari aturan dan norma yang berlaku.

Andar bahkan memutuskan berhenti bekerja sebagai manager senior dengan gaji sepuluh kali lipat UMP Pekanbaru,di karenakan dia enggan melaksanakan perintah atasannya  untuk “mengatur” KPI divisi,agar kelihatan kinclong di mata manajemen pusat.Padahal waktu itu Andar sedang butuh biaya banyak.Mertuanya kena kanker dan mesti kemoterapi.Tetapi dia tetap dengan keputusannya.

Saya kemudian tidak lagi dapat kabar darinya setelah kejadian itu,karena Andar memboyong keluarga besarnya ke Kalimantan untuk mencoba peruntungan baru.

Hari ini Andar bersilaturahmi ke rumah saya.Setelannya necis dan gaya.Istrinya tambah cantik dan modis.Beda dengan dulu.Uang memang bisa membuat perubahan drastis pada penampilan fisik seseorang.

Andar sekarang adalah pengusaha sukses di Kalimantan.Pendapatannya 20 miliar setahun dari bisnis kayu dan sawit.

****

Sebulan yang lalu saya juga bertemu dengan kawan lain,yang juga mantan kolega di perusahaan tempat saya bekerja terakhir.Namanya Mono.Dia berhenti tiga tahun lebih dulu dari saya.Jabatan terakhirnya adalah branch manager.Mono di paksa untuk mengundurkan diri oleh perusahaan,karena di anggap menipu manajemen pusat dengan data-data KPI palsu.Di tambah dengan penyelewengan dana perusahaan, untuk kepentingan pribadi.

Sebetulnya Mono adalah seseorang dengan capability luar biasa.Dia pintar bersilat lidah dan pandai dalam urusan lobi-lobi.Gara-gara kepintarannya, dia berhasil memikat hati isterinya yang cantik itu.Padahal secara fisik keduanya beda jauh,macam beauty and the beast.

Punya isteri cantikpun tidak menghalangi mono untuk tebar pesona dengan wanita lain.Dia punya gundik ,seorang SPG yang kemudian terpaksa di nikahi secara siri,karena hamil.

Dari ceritanya ,sang SPG sepertinya memang menghendaki kehamilan itu agar di nikahi.Mono memang tidak suka pakai pengaman kalau sedang bertarung.Dia memakai strategi Onan ketika asyik-masyuk dengan Tamar.Tetapi suatu kali ketika Mono akan buang hajatnya itu di luar area pertarungan,kaki sang SPG mengait pinggangnya.Sehingga terjadilah hal yang tidak di kehendaki Mono itu.

Sayangnya Mono tidak melengkapi capabilitynya dengan perilaku yang baik.Dia inconsistency.Dia kerap melakukan segala cara untuk mencapai tujuan.Tidak peduli cara itu benar atau salah.Dulu dia di anggap rising star,dan di ramal kelak akan menempati posisi puncak tertinggi di perusahaan.Dulu dia karyawan yang di jadikan role model oleh karyawan baru yang ingin sukes.

Tapi ketika bertemu kembali dengan beliau,saya tidak menemukan sosok yang saya kenal sepuluh tahun yang lalu itu.Rambutnya panjang tidak terurus,dan dekil.Mono bercerita usahanya di bidang distribusi bangkrut dengan meninggalkan utang milyaran rupiah.Isterinya selingkuh dan minta cerai darinya.Gundiknya pun meninggalkan dia untuk mencoba peruntungan dengan pria lain

Profesi Mono sekarang adalah supir pribadi.


****

Saya mengagumi  Andar sebagai sosok yang ulet,pantang menyerah dan konsisten dengan pendiriannya.Andar mengingatkan saya kepada Buya Hamka,di zaman dulu,yang rela di penjara dan mundur dari jabatan prestisius demi prinsipnya.Nama beliau tetap di kenang dan menjadi legenda sampai sekarang.Karib itu juga mengingatkan saya juga kepada sosok Novel Baswedan,di masa sekarang,yang tetap teguh pendirian untuk memberantas korupsi,walaupun nyawa taruhannya.

Sedang Mono adalah tipikal manusia yang fokus dengan hasil dan mengabaikan proses yang baik dan benar.Mengorbankan harga dan marwah diri,demi prestise, pujian dan kesenangan sesaat.Sebuah pribadi yang terjerembab dalam warna abu-abu,yang sewaktu-waktu bisa berubah  menjadi warna terang atau lebih gelap,tergantung situasi dan kondisi yang ada.Serupa dengan bunglon yang selalu menyesuaikan diri,untuk kepentingan dirinya.

Kerja kerasnya di masa lalu menguap laksana Air es yang berevaporasi ke awan,dan kemudian di tinggalkan atau bahkan di buang orang,karena cold taste-nya hilang.Serupa dengan Bernie Madoff,yang dulu sangat di hormati karena kekayaan dan kedermawanannya.Sekarang di hujat dan di kutuk oleh banyak orang.Peraduannya sekarang bukan lagi springbed berharga ratusan juta rupiah,yang berlokasi di area luas dan mewah,melainkan kasur tipis yang terkungkung dalam jeruji yang sempit.

Lihatlah Butet Manurung,founder Sokola Rimba,yang karena consistency-nya menjadi  penggiat literasi dan advokasi untuk komunitas adat Indonesia,beroleh kemasyuran dan puja-puji.Berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri di haturkan kepada Butet.Lihat juga Made Arga Swarsa,co-founder Sebung Surabaya,yang sekarang populer di kalangan anak muda karena consistency-nya dalam gerakan sosial berbagi nasi bungkus bagi yang membutuhkan.

Consistency mereka berbuah personal branding yang tidak karbitan.Tentu butuh usaha dan kerja keras bertahun-tahun untuk mewujudkannya.Butuh pengorbanan yang tidak sedikit,tentu saja.Tetapi dengan mantain consistency,semua  akan indah pada waktunya.

Malam itu ketika Andar berbisik kepada saya,bahwa sampai hari ini dia tidak pernah absen untuk terapi kejantanan di salah satu klinik pengobatan alternatif di kotanya,yang tabibnya pernah menjadi murid Mak Erot.Andar selalu konsisten,termasuk dalam urusan memuaskan pasangan. 


Pekanbaru,28 Agustus 2017
Andi Syarmi

0 komentar:

Posting Komentar